Posted by : IPS ( Info Pelajaran Sekolah ) Sabtu, 04 Februari 2017

PENGERTIAN MOBILITAS SOSIAL

Mobilitas Sosial – Pengertian, Saluran, Contoh, Faktor, Bentuk, Dampak
Mobilitas sosial atau yang biasa juga disebut dengan gerak sosial berasal dari bahasa latin, yakni “mobilis” yang berarti mudah dipindahkan atau banyak bergerak dari satu tempat ke tempat yang lain.
Sedangkan “sosial” yang dimaksud berarti gerak yang melibatkan seseorang atau sekelompok warga dalam kelompok sosial.
Arti mobilitas sosial adalah perpindahan posisi individu atau kelompok dari lapisan sosial yang satu ke lapisan sosial yang lain. Individu yang berpindah tersebut bisa mengalami kenaikan kelas dalam suatu struktur sosial, atau bisa juga mengalami penurunan strata ke kelas yang lebih rendah dalam struktur sosial.
Makalah mobilitas sosial berikut ini akan memberikan penjelasan lengkap dari segi dampak, bentuk, faktor, contoh, saluran, dan pengertian.

SALURAN MOBILITAS SOSIAL

Saluran Mobilitas Sosial
Saluran Mobilitas Sosial – www.globaltimes.cn
Pitirim A. Sorokin, seorang ahli sosiologis asal Rusia,  mengungkapkan bahwa mobilitas sosial dapat dilakukan melalui beberapa saluran, yaitu:
  • Angkatan Bersenjata
Angkatan bersenjata dikategorikan sebagai saluran mobilitas sosial karena tugas mereka dalam membela bangsa dan negara. Sebagai bentuk penghargaan atas jasa-jasanya membela bangsa dan negara, mereka mendapatkan status sosial yang lebih tinggi.
  • Lembaga-Lembaga Keagamaan
Lembaga-lembaga keagamaan menjadi salah satu saluran mobilitas sosial karena peran mereka sebagai teladan dalam kehidupan bermasyarakat.
Dengan memperdalam pengetahuan di bidang agama, individu akan dipandang lebih terhormat dan mendapatkan status sosial yang lebih tinggi.
  • Lembaga-Lembaga Pendidikan
Peran lembaga-lembaga pendidikan dalam kehidupan sosial dan kemasyarakatan, juga dianggap sebagai salah satu saluran mobilitas sosial.
Semakin tinggi pendidikan seseorang, semakin dia dihormati dalam lingkungan pergaulan dan mendapatkan status sosial yang lebih tinggi.
  • Organisasi Politik, Ekonomi, dan Profesi
Keanggotaan seseorang dalam organisasi-organisasi politik, ekonomi, dan profesi, mempunyai kemampuan dan keahlian lebih dalam membantu masyarakat.
Individu yang tergabung memiliki keahlian dan kemampuan istimewa tersebut, akan mendapatkan status sosial yang lebih tinggi.
  • Organisasi Olahraga
Organisasi olahraga berjasa dalam mengharumkan nama bangsa dan negara. Prestasi yang mereka raih, di tingkat nasional atau internasional, akan menaikkan status sosial mereka.

BENTUK DAN CONTOH MOBILITAS SOSIAL

Contoh Mobilitas Sosial
Contoh Mobilitas Sosial – www.papermasters.com
Dalam ilmu Sosiologi, terdapat 3 jenis mobilitas sosial yang diakui:
  • Contoh Mobilitas Vertikal ke Atas
Mobilitas vertikal ke atas adalah kenaikan pangkat atau jabatan seorang guru menjadi kepala sekolah.
Kenaikan pangkat guru ini bisa disebabkan karena beliau merupakan guru teladan atau guru yang berprestasi.
  • Contoh Mobilitas Vertikal ke Bawah
Mobilitas vertikal ke bawah adalah penurunan atau pemecatan seorang menteri dari jabatannya.
Pemecatan jabatan menteri ini bisa disebabkan karena beliau tidak bekerja dengan baik atau bisa juga karena beliau melanggar aturan-aturan dari presiden.
  • Contoh Mobilitas Horizontal
Mobilitas horizontal adalah perpindahan seorang pedagang tahu dari kota Sumedang ke kota Bogor.
Status sosial pedagang itu tidak akan berubah meskipun berpindah lokasi dagang, karena tetap berdagang tahu.

FAKTOR PENDORONG DAN PENGHAMBAT MOBILITAS SOSIAL

Faktor Pendorong dan Penghambat Mobilitas Sosial
Faktor Pendorong dan Penghambat Mobilitas Sosial – www.225academy.com
Faktor pendorong mobilitas sosial adalah faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya perpindahan posisi individu dari lapisan sosial yang satu ke lapisan sosial yang lebih baik.
Sedangkan faktor penghambat mobilitas sosial adalah faktor-faktor yang menyebabkan tidak terjadinya perpindahan posisi individu dari lapisan sosial yang satu ke lapisan sosial yang lain.

FAKTOR PENDORONG MOBILITAS SOSIAL

  • Status Sosial
Status sosial yang dimiliki seorang anak kecil adalah warisan dari orang tuanya, tetapi setelah beranjak dewasa, orang-orang pasti ingin memiliki status sosial yang lebih baik.
Banyak orang yang bekerja keras demi mendapatkan status sosial yang lebih baik
  • Keadaan Ekonomi
Orang yang mengalami kesulitan ekonomi akan melakukan pencarian dan mengalami perpindahan lapisan sosial agar mendapatkan perbaikan dalam hal ekonomi.
  • Stabilitas Politik dan Keamanan
Kondisi politik yang kacau dan kondisi keamanan yang tidak terjamin akan membuat seseorang melakukan perpindahan ke tempat yang lebih aman dan nyaman.
  • Motif-Motif Keagamaan
Rendahnya tingkat toleransi beragama di suatu lingkungan akan membuat seseorang berpindah tempat ke lokasi yang lebih menjamin kebebasan melaksanakan ajaran-ajaran agamanya.
  • Kondisi Kependudukan (Demografi)
Meningkatnya jumlah penduduk akan berakibat pada menurunnya kualitas ruang terbuka di suatu wilayah. Hal ini akan mendorong orang untuk berpindah ke wilayah lain yang kualitas ruang terbukanya lebih baik.
  • Keinginan Melihat Daerah Lain
Rasa ingin tahu dan keinginan untuk melihat daerah lain akan mendorong orang-orang untuk bepergian dan biasanya terjadi pada para pelancong maupun wisatawan.
  • Perubahan Kondisi Sosial
Perubahan kondisi sosial biasanya disebabkan oleh kemajuan teknologi. Misalnya, orang-orang yang memutuskan berpindah pekerjaan menjadi pengemudi ojek online.
  • Ekspansi Teritorial
Perpindahan penduduk yang cepat akan mendorong mobilitas sosial dan mengubah status sosial mereka. Perpindahan ini biasanya akan menimbulkan perbedaan tingkatan sosial dalam struktur masyarakat, sehingga ada sebutan orang pendatang dan orang asli.
  • Kebebasan Berkomunikasi
Orang-orang akan bergerak untuk melakukan perpindahan dari lingkungan yang komunikasinya serba kurang menuju ke lingkungan yang komunikasinya lebih bebas dan terbuka.
  • Kemudahan Mencari Pekerjaan
Setelah mendapatkan sebuah pekerjaan, orang-orang akan berkeinginan untuk melakukan mobilitas sosial. Hal ini dilakukan agar dapat mencapai jabatan tertentu di perusahaan tersebut dan meningkatkan status sosial mereka.
  • Kemudahan Akses Pendidikan
Semakin mudah orang mendapatkan pendidikan yang baik, semakin besar juga kemungkinan orang tersebut untuk berpindah ke status sosial yang lebih tinggi.

FAKTOR PENGHAMBAT MOBILITAS SOSIAL

  • Faktor Ekonomi (Kemiskinan)
Orang yang memiliki kemampuan produksi dan konsumsi yang rendah, lebih sulit untuk berpindah ke lapisan sosial yang lain.
  • Diskriminasi Kelas Sosial
Diskriminasi (pembedaan perlakuan) kelas sosial dianggap menghambat terjadinya mobilitas sosial karena orang yang menjadi korban diskriminasi tidak akan mampu berpindah ke lapisan sosial yang lebih baik. Misalnya, perlakuan rumah sakit terhadap pasien yang tidak berduit.
  • Perbedaan Ras dan Agama
Faktor penghambat mobilitas sosial karena perbedaan ras dan agama biasanya terjadi dalam suatu lingkungan kerja yang didominasi ras dan agama tertentu. Orang yang kerjanya bagus bisa susah naik jabatan hanya karena tergolong sebaga ras dan pemeluk agama minoritas.
  • Perbedaan Jenis Kelamin
Dalam struktur masyarakat tertentu, perempuan biasanya dipandang lebih lemah daripada laki-laki. Hal ini menyebabkan perempuan terhambat melakukan mobilitas sosial untuk mencapai lapisan sosial yang lebih tinggi.

DAMPAK MOBILITAS SOSIAL

Dampak Positif dan Negatif Mobilitas Sosial
Dampak Positif dan Negatif Mobilitas Sosial – aymenfares.com
Terbukanya peluang mobilitas sosial akan memicu seseorang untuk dapat meningkatkan kualitas diri agar bisa mendapatkan status sosial yang lebih baik.
tetapi, akan ada beberapa keuntungan dan kerugian yang tercipta.

DAMPAK POSITIF MOBILITAS SOSIAL

  • Memicu Prestasi
Semakin besar kesempatan orang untuk berpindah ke lapisan sosial yang lebih tinggi, membuat orang termotivasi untuk berprestasi dan menghasilkan karya-karya yang bagus.
  • Mempercepat Perubahan Sosial
Perubahan sosial dapat dikenali lewat terciptanya lapangan kerja baru. Dengan adanya lapangan kerja baru, orang memiliki kesempatan mengubah status sosial dan berpindah ke lapisan sosial yang lain.
  • Meningkatkan Integrasi Sosial
Mobilitas sosial secara alamiah akan menghasilkan pembauran (integrasi) dalam suatu struktur masyarakat.
Misalnya, perpindahan orang dari satu lingkungan ke lingkungan yang lain. Secara alamiah, orang tersebut harus beradaptasi dengan lingkungan baru untuk mendapatkan status sosialnya.

DAMPAK NEGATIF MOBILITAS SOSIAL

  • Memicu Konflik
Perbedaan kepentingan antar kelas sosial dalam suatu struktur masyarakat sangat rentan menimbulkan konflik. Selain itu, konflik juga bisa muncul antara kelompok atau kelas sosial yang tradisional dengan yang modern.
Perbedaan derajat antara satu lapisan masyarakat dan lapisan masyarakat yang lain juga dapat menciptakan konflik.
  • Berkurangnya Solidaritas Kelompok
Mobilitas sosial dapat mengurangi solidaritas kelompok apabila perpindahan orang ke lapisan sosial yang baru mampu menghilangkan nilai-nilai yang diyakini kelompok sosial tersebut.
  • Menimbulkan Gangguan Psikologis
Gangguan psikologis dapat terjadi karena mobiltias sosial. Contohnya, stres karena pemecatan atau rasa malu berkepanjangan karena menurunnya status sosial.

MAKALAH MOBILITAS SOSIAL

Berikut ini adalah beberapa makalah mobilitas sosial yang digunakan oleh blog Sayanda dalam penulisan artikel:
***
Pencarian Masuk:
  • Saluran mobilitas sosial
  • contoh saluran mobilitas sosial
  • saluran saluran mobilitas sosial
  • contoh faktor pendorong mobilitas
  • mobilitas menurun
  • faktor yg mendorong terjadinya mobilitas sosial vertikal
  • faktor pendorong dan penghambat mobilitas sosial
  • Contoh mobilitas sosial
  • latar untuk jenis mobilitas sosial
  • contoh contoh mobilitas sosial

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © Info Pelajaran Sekolah - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -